Adalah kisah tentang kehdupan rumah tangga ‘kosan’ mahasiswi. Kesibukan sehari-hari penghuni kosan ini utama ‘ngampus’, rapat, ngerjain laporan, dsb. Seringnya bertemu satu sama lain justru di awal pagi, terkadang juga di penghujung petang. Pagi-pagi, aktifitas sarapan masakan sendiri sudah menjadi rutinitas. Nah, kisah hari ini bermula di Sabtu pagi yg cerah:)
Hari ini aku gak ada jadwal kuliah, sabtu bisa dimanfaatin buat menyusun laporan praktikum.

Tetangga kamar di lantai 1 sebut saja,”Intan” sedang membuat sarapan dari bahan jagung. Entah berapa banyak yg dia buat, tapi yg jelas setelah selesai, sepiring sup jagung manis dihantarkannya buatku.
Berikutnya tetangga kamar depan di lantai 2, namanya Ilma. Hari ini dia ke kampus buat urus-urus acara kepanitiaan. Sama seperti Intan, pagi-pagi sudah masak, dia buat nasi goreng. Selesai masak dia hantarkan pula sepiring nasi goreng ke kamarku, sarapan ke-dua, hehe.
Gak lama, sekitar jam 6.30 tetangga satu lagi keluar, namanya Leti. Masak juga, dia buat saus makaroni. Sama seperti dua tetangga aku sebelumnya, selesai masak mampirlah dia ke kamarku dengan sepiring makaroni.
Akhirnya aku menikmati 3 menu sarapan bareng si Teteh. Dear God, mimpi apa yok aku, semalam???
Sarapan
Cerita selesai, intinya aku mau bilang, kehidupan bertetangga mendidik jiwa untuk saling berbagi.
Nah, coba kita tengok sebuah hadits;

عن أبي هريرة رضي الله عنه: أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: ” من كان يؤمن بالله واليوم الأخر فليقل خيرا أو ليصمت، ومن كان يؤمن بالله واليوم الأخر فليكرم جاره، ومن كان يؤمن بالله واليوم الأخر فليكرم ضيفه ”

رواه البخاري ومسلم

Artinya: Dari Abu Hurairah Rodhiyallahu ‘anhu bahwa Rosulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ” Barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya berbicara baik atau diam, barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya ia menghormati tetangganya, dan barang siapa beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaknya ia menghormati tamunya. ”
[HR Bukhori dan Muslim]
Semoga kita juga dapat menjadi subjek dari hadits tersebut, amiin..
Iklan

One thought on ““Falyukrim Jaarohu”

Add yours

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: