Palestina di Jabal Rahmah

Jabal Rahmah,

Kemarin saat aku berkesempatan mengunjungi Jabal rahmah, Februari 2014. Adalah sebuah bukit kecil di lembah Arafah, di kota Mekkah. Suatu tempat perjumpaan sepasang kekasih surga yg telah lama terpisah di bumi, Adam as dan Hawa. Keduanya Ibu Bapak umat manusia. Banyak sekali orang-orang yg berziarah ke tempat ini, saat dari kejauhan aku menatap batu penanda puncak Jabal Rahmah, gunung kasih sayang.

Jabal rahmah
Jabal rahmah

Segala perasaan membuncah di dada, teringat benar akan kisah pada suatu masa Adam dan Hawa, sebuah pertemuan.

Aku mencari setapak lalu menaiki batu-batu, bersama ragam manusia hendak mendekat, mencapai puncak Jabal Rahmah. Sesampainya disana, tak kuasa menahan air mata, lepas saja. Tersedu sedu menemukan tempat perjumpaan sepasang kekasih ini.

Lantas merunut do’a agar rahiim Allah yg aku bawa, terpelihara untuk melahirkan generasi dan mendidiknya dengan penuh cinta. Mereka yg akan menegakkan Islam hingga fana dunia habis pada akhirnya. Meskipun aku tak punya nama untuk kusebut sebagai Adam dalam do’a. Bahkan untuk ditulis sebagaimana ikrar penanda, tapi Ia pastilah tahu siapa.

Selepas dhuha, kembali aku turun menyusuri anak-anak tangga, melalui jalan yg berbeda. Sampai di dekat sebuah batu aku membaca, tulisan “Palestina” di helai kain yg dikenakan oleh seorang wanita paruh baya. Tampaknya ia bersama suaminya sedang menuliskan nama mereka di batu tersebut, meletakkan tanda ingatan pada dunia bahwa nama sepasang kekasih ini pernah ada. Kembali hatiku basah, “Palestina”? di Jabal Rahmah? Aku hampiri mereka, untuk memberikan salam,

Assalamualaykum warohmatulla, ji’ti min filistin?

Serta merta keduanya menjawab dan sang isteri langsung memelukku, “na’am”

“Kami dari Palestina, dari manakah asalmu wahai saudaraku tercinta?”

Aku jawab, “Ana Indunisiyi” lalu ia kembali memeluk erat,

tak ada kata, hanya butiran air mata kami yang tumpah

Sang suami lalu berkata, “Kita bersaudara karena Allah”

pertemuan singkat ini menyentak kesadaraku, bahwa persaudaraan iman melintasi batas-batas ruang dan waktu, melangkahi batasan benua, teritorial, menafikan segala keadaan dan kondisi. Allah akan mengikat kuat hati-hati orang yg saling mencintai karena Allah, meskipun terpisah laksana Adam dan Hawa. Demikian lah persaudaraan iman.

Tetap saling mendo’akan bahkan dalam diam.

Allahu yubarik lana, fansya Allah.

Iklan

One thought on “Palestina di Jabal Rahmah

Add yours

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: