Stress? Siapa takut!

Bismillah,

Sering kali stress atau tekanan itu diperlukan. Bagi beberapa orang penikmat tantangan, tekanan tentu perlu untuk memacu kerja adrenalin.

Kali ini stress akademik.
Minggu-minggu terakhir di perkuliahan edisi UTS banyak sekali tugas, laporan, ada juga resume dan makalah, wohoo.
Dan ini disandingkan dengan aktivitas keorganisasian yg sks pertemuannya udah kaya’ program minor akademik. Minus laporan, kalau tugas udah barang tentu.

Sekali waktu, rasa hati ingin abai dan hidden barang sejenak. Mengingat hidup yg ga cuma di dunia aja, insap juga bahwa tanggung jawab itu sampai masa hidup berikutnya. Walhasil, gimana caranya menghadapi stress ini?

Hadapi.
Ini kunci pertama. Ada pepatah, hidup ini masalah, jadi hadapilah. Emang iya sih, hidup adalah persoalan, kalau kita lari bersembunyi, besok2 juga ketemu lagi dengan masalah berikutnya. Pilihan bijak, Hadapi saja. Dengan demikian, kita belajar untuk Berani.

Hayati.
Kunci berikutnya. Hayati persoalan yg dihadapi. Hayati itu ga cuma pakai perasaan aja ternyata. Tetapi melibatkan segala unsur manusia kita. Melibatkan panca indera, perasaan, akal pikiran. Dengan demikian kita BELAJAR menggunakan daya intuisi, analisis, berspekulasi, mengambil keputusan.

Nikmati.
Ini bagian pentingnya. Nikmati. Proses adalah hal yg menorehkan kesan paling dalam, pengalaman yg tdk terlupakan dan gak akan pernah dimiliki orang lain. Apapun keputusan yg kita ambil, yg paling bertanggung jawab atasnya adalah diri sendiri. Jika dibandingkan harus mendengus kesal dengan situasi buruk, kita bisa memilih tertawakan saja dan ya, ini yg akan membangun sikap hidup positif.

Terakhir, dan gak kalah pentingnya adalah Apresiasi.
Apresiasi segala sesuatu yg sudah mampu kita lewati dengan baik, sekecil apapun itu. Apresiasi punya peran penting dalam penerimaan diri. Membangun motivasi, rasa optimis. Apresiasi keberhasilan orang lain membantu kita memiliki jiwa yg rendah hati, kebalikan dari tinggi hati tentunya. Penting untuk mengungkapkannya dengan tulus karena dapat membangun sinergi. Biasanya orang seperti ini lebih mudah dicintai dan dihargai ditengah-tengah pergaulan.

Ingat, untuk melibatkan Allah dalam segala hal. #Mengingatkan diri sendiri sih

Sekian,
Sekedar sharing, semoga bermanfaat:-)

#Stress? Siapa takut!

Iklan

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: