Nasihat Rantau

~MERANTAULAH~

(Syair Imam Asy-Syafi’i)

Orang pandai dan beradab
tak ‘kan diam di kampung halaman

Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Pergilah ‘kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang

Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan

Jika mengalir menjadi jernih jika tidak, dia ‘kan keruh menggenang

Singa tak ‘kan pernah
memangsa jika tak tinggalkan sarang

Anak panah jika
tidak tinggalkan busur tak ‘kan kena sasaran

Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam, 
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman, 
Orang-orang tak ‘kan menunggu saat munculnya
datang

Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang

Setelah diolah dan ditambang manusia ramai
memperebutkan 

Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan

Jika dibawa ke kota berubah mahal seperti emas

Tolak dari dermaga PPU
Senja dari dermaga, Balikpapan-PPU
Iklan

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: