Jangan diam!

Cukup dikatakan sebagai penghianatan, orang yg mengetahui kebenaran tetapi diam.

Aroma basah, serak daun gugur, genangan air dan sisa mendung yg berarak pergi. Di kertas kuning catatan harian delapan tahun lalu oleh seorang wanita muda. Dia sedang bicara pada dirinya untuk suatu hari nanti. Kelak jika apa-apa yg telah kamu usahakan tidak dihargai, tidak mendapatkan tempat di mata manusia. Ingatlah, bahwa kesedihan yg kamu punya hari itu bukan lagi tentang dirimu. Jika yg kamu usahakan hari ini adalah kualitas hidup umat, sistem masyarakat yg dapat mencapai kehidupan madani, kontributor perkembangan ilmu dan teknologi. Jika yg kamu usahakan hari ini adalah kecemerlangan peradaban manusia. Maka ingatlah bahwa sifat manusia itu mudah salah, mudah lupa, suka membantah, tamak dan tidak pernah puas. Bersedihlah terhadap kebaikan dan kebenaran yg akan hilang dengan penolakan mereka. Resahlah dengan kejahilan yg niscaya. Suatu hari nanti saat kamu menjadi saksi terhadap kebenaran dan potensi kebaikan, jadilah hujjah. Jika kamu sampai pada hari itu, jangan diam.

Iklan

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: