Lifeline: The Three Musketeer

Dari semua lifeline yg terekam, agaknya ini yg paling mudah diceritakan dengan gamblang karena udah banyak yg mafhum. The three musketeer, itu nama gaya-gayaannya, Million yg beri. Aslinya, grup IKMAS (Ikatan Alumni Assalaam) chapter IPB, lebih rela panggil kami dengan Trio kwek-kwek, haha. Itu karena almost memori ngampus udah di-marka-in bareng-bareng terus (apa iya?). Emang hampir selalu.

Adis (AGH) dan Million (TMB) dari unit yg sama, MA Assalaam sementara aku SMA Assalaam. Bedanya? Mapel mereka lebih soleh karena muatan kepondokannya lebih banyak, termasuk hafalan Qur’an nya juga. Toh Adis dua kali wisuda-dua kali cum laude, sebelas dua belas dengan Million. Iin? Semoga lekas nyusulin mereka solehnya. Kami bertiga sudah menyelesaikan studi sarjana. Adis lanjut S2 IPB dan mungkin ke Jepang, lanjutin penelitian agreknya ke arah molekuler. Million pengen lanjutin studi dan lagi berburu beasiswa, 2 paper publish dari penelitiannya kemarin. Iin masih demen sama  landskap ekologinya north hemisphere, semoga besok kesampaian studi disana ya.

Mengenai karakter mereka, duh ya. Adis rajin dan rapinya fenotipik sama Abahnya, dia yg paling suka gemes dan komentator ulung diantara kami bertiga. Million, yg dari jauh keliatan kalem padahal mah tidak sama sekali, dia perencana yg hati-hati dan komunikatif. Iin? tengah-tengah lah. Dulunya, Adis di bagian Asrama, Million bagian Olahraga, Iin di Koord Gepra, haha.. 99% matching dengan karakter masing-masing, agaknya. Well, Adis yg kalau nashatin iin gamblang dan million yg super santun, eh.

Dan postingan ini ditulis berkenaan dengan edisi rihlah mengunjungi sekolah lama kemarin, dan buat ngeresume memori ngampus bareng. Sekaligus marka-in usia buat reuni bareng keluarga masing-masing di masa depan. Kebanyang? Seru-seru rempong mungkin, haha.

Well, done. Tetaplah rendah hati dimanapun muka bumi sedang kalian jelajahi.

show

Iklan

Komentar ditutup.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: