Nourish what it is you have inside

Menjeda aktivitas untuk melihat gambaran menyeluruh itu penting dilakukan. Mengasah gergaji saat dirasa perlu, memudahkan kita menyelesaikan pekerjaan dengan efektif dan efisien. Mengatur ulang fokus, penting.

Asslamualaykum! everyone ^_^

RIHLAH. Aku sedang butuh ini untuk menyegarkan kembali semua rencana yg sudah berdesakan ingin dieksekusi. Rihlah kali ini dengan tafakkur perjalanan, dalam agenda silaturrahim mengunjungi dua kota, Solo dan Jogja. Siapa disana? Para guru yg telah mengajar di sekolah kehidupan, keluarga dan kerabat aku. Dengan begitu aku menguatkan kembali prinsip hidup dengan melihat kembali pada siapa aku meneladaninya. Mencegah abrasi ekosistem hati, ah bahasamu nak. Well, semoga berkah silaturrahim atas kita semua.

Jadi rangkaian postingan tulisan setelah ini merupakan resume catatan perjalanan. Barangkali di luar sana juga ada yg membutuhkan.

Bermula dari tafakkur kisah perjuangan Ibn Haytam, siapa yg tidak mengenalnya? Albeit Almuzlim, dalam bahasa latin disebut camera obscura, maka siang dan malam ia gunakan untuk memikirkan pendekatan metodologis berkenaan dengan optik dan cahaya. Dan apakah dia pernah mengenal jeda? Ya! Namun itu digunakan untuk meresume semua aktivitas berpikirnya. Disini videonya shine.

Semoga memperkaya sudut pandang dan semangat belajar!

Notes of Rihlah Mi’raj:

Ikhlas: Memurnikan Ketaatan

Lifeline: The Three Musketeer

Inspirator

Essentialism: 15 Agenda Arti Tawakkal

Here’s to the Future

nourish

Iklan

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: