Makam Ibu

Selepas subuh, tetangga aku Bu Eti, rupanya hendak bercanda denganku. Sementara aku sedang fokus mencari slop yg terparkir dimanalah tadi sebelum sholat.

Bu Eti: Besok, kalau Ibu ke Balikpapan, antarkan ya, in (?)

Iin: Eh, emang Ibu mau ke Balikpapan? (sambil sibuk cari slop)

Bu Eti: Lah iya, haha. Di kampung Ibu, Balikpapan kan makam, nak.

Iin (kemudian menoleh): Ooh, emang makam Ibu dimana?

Bu Eti: Haa?

(Harusnya pertanyaan iin kan, “emang kampung Ibu dimana?)

Sambil berjalan ke rumah, aku tertawa geli. Ini pertanyaan paling aneh yg mungkin ditemukan si Ibu tadi sepagi ini, duh. Yakali kan in, orangnya masih jalan-jalan, udah ditanyain dimana parkir badan.

Tapi in, kalau ada yg nanya, “Makam kamu, dimana?” Kamu mau jawab apa?

Hmm..

Balikpapan (?)

Hikmah: Parkirlah sandal pada tempatnya.

(foto: google.)

Iklan

One thought on “Makam Ibu

Add yours

your comment here ..

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: